Beranda
statistik

Panduan Memilih Uji Statistik yang Tepat untuk Penelitian

22 Juli 2026
2 min read
Panduan Memilih Uji Statistik yang Tepat untuk Penelitian

Bingung menentukan antara Uji-T, ANOVA, Regresi, atau Chi-Square? Panduan ini akan menyederhanakan cara memilih uji statistik.

Panduan Memilih Uji Statistik yang Tepat untuk Penelitian

Dr. I Ketut Andika ·
statistikkuantitatifspss

Memilih uji statistik sering kali membingungkan bagi peneliti pemula. Kesalahan memilih uji statistik dapat berakibat fatal pada kesimpulan penelitian. Berikut panduan ringkasnya:

1. Kenali Jenis Data Anda

  • Data Nominal/Ordinal: Kategorikal (misal: Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan)
  • Data Interval/Rasio: Numerik kontinyu (misal: Nilai Ujian, Pendapatan)

2. Uji Beda (Komparasi)

Apakah Anda ingin membandingkan dua kelompok atau lebih?

  • 2 Kelompok (Bebas): Gunakan Independent Sample T-Test
  • 2 Kelompok (Berpasangan): Gunakan Paired Sample T-Test
  • Lebih dari 2 Kelompok: Gunakan One-Way ANOVA

3. Uji Hubungan (Korelasi)

Apakah Anda ingin mencari tahu apakah ada hubungan antara variabel A dan B?

  • Jika data normal: Gunakan Pearson Correlation
  • Jika data tidak normal/ordinal: Gunakan Spearman Rank Correlation

4. Uji Pengaruh (Regresi)

Apakah Anda ingin memprediksi pengaruh satu variabel terhadap variabel lain?

  • 1 Variabel Bebas: Simple Linear Regression
  • Lebih dari 1 Variabel Bebas: Multiple Linear Regression

Pastikan selalu melakukan uji asumsi klasik (normalitas, homogenitas) sebelum melakukan uji parametrik di atas!

Kembali ke Daftar Artikel