Cara Ampuh Menemukan Research Gap dalam Kajian Literatur
Research Gap atau celah penelitian adalah alasan utama mengapa penelitian Anda layak untuk dilakukan. Tanpa celah ini, penelitian Anda hanya akan mengulang apa yang sudah dilakukan orang lain. Bagaimana cara mencarinya?
1. Baca Bagian ‘Saran’ atau ‘Future Research’
Cara paling mudah adalah dengan membaca jurnal-jurnal terbaru di bidang Anda, lalu langsung menuju bagian Kesimpulan dan Saran. Peneliti biasanya secara eksplisit menuliskan kelemahan penelitian mereka dan merekomendasikan hal yang perlu diteliti lebih lanjut.
2. Temukan Pertentangan Hasil (Contradictory Evidence)
Jika Peneliti A mengatakan bahwa X berpengaruh positif terhadap Y, namun Peneliti B menemukan bahwa X tidak berpengaruh, maka ada “celah” di sana. Anda bisa masuk untuk meneliti mengapa terjadi perbedaan hasil tersebut.
3. Terapkan Konsep Lama pada Konteks Baru
Pernahkah sebuah teori diuji di konteks negara maju namun belum diuji di negara berkembang? Ini bisa menjadi contextual gap.
4. Gunakan Software Manajemen Referensi dan Pemetaan
Gunakan aplikasi seperti Mendeley, Zotero, atau VOSviewer untuk memetakan kata kunci yang sedang tren dan area mana yang masih jarang diteliti. VOSviewer sangat berguna untuk visualisasi bibliometrik.
Kesimpulan
Menemukan celah penelitian membutuhkan banyak membaca. Jadikan kegiatan membaca literatur sebagai rutinitas harian!
